Bila niat memang lurus,
Mengapa masih ada rasa khawatir akan penilaian manusia?
Mengapa masih memikirkan cara untuk tampak sempurna?
Bila niat memang lurus,
Mengapa tanpa sadar ingin dilihat oleh selain-Nya?
Mengapa tanpa sadar rasa takut akan murka-Nya lebih kecil ketimbang
hilangnya ketenaran dunia?
Bila niat memang lurus,
Mengapa melakukan yang benar harus dengan kekuatan besar, sementara
yang jelas salah mudah saja melancarkannya?
Mengapa takut sekali dengan kegelapan sementara neraka yang
menyala-nyala sedikit pun tidak menyentuh titik kesadaran?
Bila niat memang lurus,
Mengapa masih sibuk memikirkan sesuatu yang sebenarnya tidak
hakiki?
Bila niat memang lurus,
Mengapa merasa diri lebih baik saat membela kebenaran sementara
Rasulullah pun tetap meneteskan air mata di sepertiga malamnya meski sudah
dijamin surga?
Bila niat memang lurus,
Mohonkan selalu agar hati dikosongkan untuk diisi dengan cinta
kepada-Nya
Mohonkan selalu agar derap langkah dalam berkah
Mohonkan selalu agar tetap berada dalam kumparan cahaya-Nya
Mohonkan selalu agar cinta, agar rasa, agar segalanya menjadikan
hati lebih dekat kepada-Nya
Sucianik, tengah belajar meluruskan niat
07 Rabiul Awal 1437 H
Tidak ada komentar:
Posting Komentar